5 Alasan Ini Akan Membuatmu Tetap Bersyukur Dalam Menjalani Hidup

Dalam hidup kita tak mampu memilih dengan siapa serta dimana kita akan lahir. Bukankah hidup akan menjadi tak ada kejutannya apabila kita dapat memilih sendiri kondisi keluarga dan orangtua kita nantinya. Mungkin semua orang mempunyai keinginan untuk hidup dengan sempurna.

Dilahirkan pada keluarga yang lengkap, baik, dan punya segalanya menjadi anugerah paling indah dalam hidup.

Namun ingat kembali jika di dunia ini masing-masing orang mempunyai kekurangan dan tak ada yang sempurna. Bahagia atau tidaknya dalam hidup, semua itu tergantung dari bagaimana cara kita mensyukuri apa yang saat ini kita miliki.

Bersyukur atas kondisi yang sudah terjadi saat ini, dan beryukur karena sudah diberi keluarga yang tak lengkap.

1. Kamu sudah ditinggal ibu atau ayahmu sejak kecil, sehingga kamu lebih dewasa dibandingkan dengan anak seusiamu.

Ditinggalkan atau meninggalkan adalah salah satu proses kehidupan. Kerap kali seseorang yang kehilangan orang tercinta merasa sangat terpukul dan kehilangan.

Akan tetapi, hidup harus tetap berjalan dan satu-satunya cara yang dapat dilakukan ialah bangkit dan melanjutkan kehidupan, sebab dengan demikian kita akan mengerti hikmah dibalik itu semua, dan dari situlah kita bisa bertambah dewasa.

2. Saat ini kamu sangat menghargai pertemuan, karena kamu sudah pernah merasakan pahitnya perpisahan dalam hidupmu.

Kita sudah mengetahui jika setiap pertemuan pasti berakhir dengan perpisahan. Namun pernahkah kita sadar jika perpisahan memberi kita pelajaran tentang banyak hal? Sesudah mengalami perpisahan engkau akan menyadari betapa berharganya sebuah pertemuan, meskipun hanya sebentar.

Bertemu dengan semua orang yang engkau sayangi dan memperlakukan mereka sebaik mungkin akan memberikan sebuah kenangan indah dalam hidupmu.

3. Ceria dan Tegar, itulah sifat yang telah melekat pada dirimu.

Putus asa, marah, sedih pernah kamu alami ketika ditinggal keluarga tercinta. Namun setelah itu engkau segera bangkit.

Engaku sadar jika menangisi semua yang sudah terjadi tak akan ada gunanya, dan seharusnya engkau terus menyemangati dirimu sendiri serta keluargamu yang lain.

Jangan menjadi pribadi yang lemah, yaitu terus terpuruk dalam kesedihan dan tidak mampu untuk bangkit dari kesedihan itu

4. Kamu sudah bisa mandiri dan berpikir bagaimana cara membahagiakan keluargamu, disaat teman seusiamu masi bermanja-manja bersama orang tuanya.

Kerap kali kamu merasa iri ketika melihat teman-temanmu mempunyai keluarga yang lengkap dan kamu sadar jika masing-masing orang memiliki jalan hidupnya sendiri-sendiri.

Mungkin saat ini engkau merindukan keluarga dan merasa lelah dengan kondisimu saat ini, namun percayalah jika dibalik semua cobaan ini Pasti ada rencana hebat yang diberikan Tuhan untukmu.

5. Kehilangan seringkali menggoreskan luka, namun ada cara tersendiri untuk membalut luka itu dengan bersyukur dan ikhlas.

Memang tak ada cara untuk menghilangkan luka, yang disebabkan oleh kehilangan keluarga tercinta. Namun, setidaknya ada cara untuk membalut luka itu untuk sementara yaitu dengan bersyukur dan ikhlas. Hidup memang tak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, namun kita harus selalu bersyukur meskipun hidup terasa tidak adil kepada kita.

Kita harus tetap berjuang meskipun saat ini kita sedang mendapatkan luka yang sangat perih dan sakitnya seakan-akan abadi. Namun, engkau harus selalu ingat jika masih ada sesuatu yang wajib kamu perjuangkan yakni keluargamu yang masih hidup. Keluargamu yang telah tiada pasti akan bangga ketika melihat engkau sudah sukses dan hidup dengan bahagia.

Jadi engkau tidak perlu, terpuruk akan kesedihan itu engkau harus memiliki mental baja dan kekuatan penuh untuk bangkit. Yaitu bangkit dari kesedihan dan melangkah meniti kehidupan yang lebih baik, bahkan untuk meraih kesuksesan.